Jurnal Penginderaan Jauh Indonesia (JPJI) — Vol 5 No 2 (2026)
Narendra Lukmana Putra
Perkembangan wilayah perkotaan dapat memengaruhi kondisi lingkungan, khususnya pada perubahan kerapatan vegetasi dan suhu permukaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) serta hubungan keduanya di Kota Medan secara multitemporal pada tahun 2016, 2020, dan 2024. Penelitian dilakukan dengan menggunakan citra Landsat 8 Collection 2 Tier 1 yang diolah menggunakan Google Earth Engine. NDVI dihitung menggunakan band merah (Red) dan inframerah dekat (Near Infrared), sedangkan LST diperoleh dari band termal ST_B10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata NDVI mengalami penurunan dari 0,182 pada tahun 2016 menjadi 0,172 pada tahun 2020 dan 0,167 pada tahun 2024. Sementara itu, nilai rata-rata LST mengalami fluktuasi dari 41,95°C pada tahun 2016 menjadi 36,34°C pada tahun 2020 dan meningkat menjadi 42,98°C pada tahun 2024. Sebagian besar Kota Medan didominasi area non-vegetasi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan negatif antara NDVI dan LST, di mana setiap penurunan kerapatan vegetasi diiringi oleh peningkatan suhu permukaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan tutupan vegetasi berpengaruh terhadap suhu permukaan dan berpotensi memicu fenomena urban heat island.